Namun, taukah Anda bahwa sebenarnya ada banyak turnamen bola basket di dunia yang menjadi kompetisi tertinggi di dunia? Dalam artikel ini kami akan membahasnya khusus untuk Anda.Peraturan yang sudah dibuat demi memperlancar jalannya pertandingan dan memudahkan penilai untuk menentukan kemenangan tim. Jika sudah dipahami dan dipraktekkan cukup sering akan lebih mudah dan bahkan membuat kemudahan tersendiri bagi pemain.Sirkuit terakhir datang dari benua Asia. Jepang memang memiliki beberapa sirkuit yang menawan seperti Mottegi dan tentunya Suzuka. Trek Suzuka memiliki panjang lintasan 5.807 km dengan jumlah tikungan mencapai 18. Meski terkenal dengan kincir angin yang dekat dengan posisi sirkuit, Suzuka dinilai sebagai sirkuit yang paling berbahaya. Ada banyak pebalap yang merenggang nyawa pada sirkut ini seperti pebalap MotoGP Keisuke Sato dan yang teranyar adalah Jules Bianchi pada tahun 2014.Turnamen sepak bola juga bertujuan untuk tujuan komersil. Tidak heran, banyak sekali kita melihat merek-merek terkenal yang terbentang di stadion sepak bola. Ini karena banyaknya pasang mata yang menyaksikan sebuah pertandingan sepak bola.

Bulu tangkis memiliki tujuan untuk mengalahkan lawan dengan tambahan angka poin atau mencetak skor. Dasar aturan yang harus dipahami adalah skor maksimal dari olahraga ini adalah 30. Sehingga ketika pertandingan bernilai seri 29-29, maka tim yang pertama kali menyentuh angka 30 adalah pemenangnya.Sebagai permainan yang memiliki banyak peminatnya dari seluruh dunia, voli menjadi olahraga yang memiliki kompetensi bergengsi kelas dunia yang menyatukan beberapa pemain voli terbaik dari seluruh dunia.

Olahraga voli menjadi bagian dari turnamen olimpiade sejak tahun 1964 yang dimainkan oleh pria dan wanita. Turnamen ini diselenggarakan langsung oleh FIVB dan berjalan setiap empat tahun sekali. Beberapa negara meraih medali emas dalam turnamen olimpiade oleh tim bola voli putra, salah satunya dari negara Amerika Serikat (3 medali emas, 3 medali perak dan 4 medali perunggu), Brazil (5 medali emas, 3 medali perak dan 2 medali perunggu), serta Uni Soviet (7 medali emas, 4 medali perak, dan 1 perunggu).